Gambaran Warna-warni Kehidupan Manusia Purba, Museum Sangiran
Museum Sangiran terletak di Kabupaten Sragen yang berada di dalam kawasan Kubah Sangiran. Kubah tersebut terletak di Depresi Solo, di kaki Gunung Lawu (kurang lebih 17 km dari kota Solo). Kehadiran sangiran merupakan contoh gambaran kehidupan manusia masa lampau karena situs ini merupakan situs fosil manusia purba paling lengkap di Jawa. Sangiran merupakan situs terpenting untuk perkembangan berbagai bidang ilmu pengetahuan terutama untuk penelitian di bidang antropologi, arkeologi, biologi, paleoantropologi, geologi dan tentu saja untuk bidang kepariwisataan.beberapa fosil manusia purba disimpan di Museum Geologi, Bandung, dan Laboratorium Paleoantropologi, Yogyakarta. Dilihat dari hasil temuannya, situs Sangiran merupakan situs prasejarah yang memiliki peran yang sangat penting dalam memahami proses evolusi manusia dan merupakan situs purbakala yang paling lengkap di Asia bahkan di Dunia. Berdasarkan hal tersebut, Situs Sangiran ditetapkan sebagai Warisan Dunia nomor 593 oleh Komite World Heritage saat peringatan ke-20 tahun di Merida, Meksiko.
Bangunan Museum yang berrepresentatif baru memiliki luas 16.675 dengan ruangan museum seluas 750 . Bangunan tersebut bergaya joglo dan terdiri dari ruang pameran, aula, laboratorium, perpustakaan, ruang audio visual, gudang penyimpanan, mushola, toilet, area parkir, dn kios souvenir. Bangun tersebut terus dikembangkan seiring dengan bertambahnya jumlah wisatawan dan perkembangan teknologi. Koleksi Museum terdiri atas fosil manusia, fosil binatang bertulang belakang, fosil binatang laut dan air tawar, batuan dan artefak batu.
Penulis berkunjung kesana pada saat outing class tahun 2019 lalu. Penulis datang ke Museum Sangiran pada mulanya tidak begitu tertarik dari namanya saja “Museum” dan latar belakang penulis tidak begitu tertarik akan sejarah. Akan tetapi, setelah masuk dan berkeliling dari ujung hingga ke ujung penulis menarik ucapannya. Museum yang identik dengan kata kuno dan membosankan malah sebaliknya, disana kita seperti berekreasi dan tanpa sadar wawasan dan pengetahuan kita bertambah. Setiap ruangan yang kita lewati semakin membuat kita penasaran akan hal apa selanjutnya. Tak ada kata lelah, istirahat bisa kita isi dengan duduk ditempat yang disediakan ataupun berfoto-foto yang paling penting untuk generasi millenial. Museum Sangiran memiliki kesan yang sangat membekas di ingatan penulis.
#budayasaya



Tidak ada komentar:
Posting Komentar